Menkeu: Pendapatan Negara Terealisasi 77,7%, Penerimaan Pajak Capai Rp 850,1 Triliun

25 October 2021

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:16 WIB
Suherman

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sampai 30 September 2021, pendapatan negara terealisasi  Rp 1.354,8 triliun atau 77,7% dari target APBN 2021 yang sebesar Rp 1.743,6 triliun. Dari jumlah itu,  Rp 850,1 triliun berasal dari penerimaan pajak yang  tumbuh 13,2%.

“Pendapatan kita mengalami kenaikan yang cukup signifikan, tumbuhnya 16,8% dibandingkan tahun lalu. Ini menggambarkan sesuatu yang sangat positif,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (25/10/2021).

Menurut Menkeu, pendapatan negara yang bersumber dari penerimaan perpajakan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta kepabeanan dan cukai menunjukkan kinerja yang terus membaik.

Sri Mulyani menjelaskan, penerimaan pajak sampai 30 September 2021 mencapai Rp 850,1 triliun, tumbuh 13,2% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi kepabeanan dan cukai juga tumbuh signifikan sebesar 29,0% (yoy) mencapai Rp 182,9 triliun. Selanjutnya, kinerja PNBP mencapai Rp 320,8 triliun, tumbuh 22,5% (yoy).

“Penerimaan pajak  sudah 69,1% dari target. Kepabeanan dan cukai sudah 85,1% dari target, dan PNBP sudah melampaui target atau 107,6% dari target,” tegas dia.

Menkeu juga mengemukakan, hingga 30 September 2021, belanja negara mencapai Rp 1.806,8 triliun atau terkontraksi 1,9%, terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.265,3 triliun serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 541,5 triliun.

“Untuk keseluruhan APBN, kita mengalami defisit Rp 452 triliun atau 2,74% terhadap produk domstik bruto (PDB). Dibandingkan tahun lalu yang defisitinya Rp 681,4 triliun, terjadi penurunan 33,7%. Ini sekali lagi menggambarkan konsolidasi fiskal berjalan, dan pemulihan ekonomi sudah berjalan sesuai yang kita harapkan,” papar Sri Mulyani.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)