Fokus Pasar:Pertumbuhan Realisasi Penerimaan Pajak Indonesia
10 November 2021
Rabu, 10 November 2021 | 08:21 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)
JAKARTA, investor.id – Fokus pelaku pasar tertuju pada realisasi penerimaan pajak selama Januari hingga Oktober yang menunjukkan pertumbuhan sebanyak 14,9% atau setara dengan Rp 950,94 triliun. Capaian tersebut mencapai 77,34% dari target APBN 2021 yang berada di Rp 1.229,6 triliun.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, pertumbuhan penerimaan pajak itu menjadi representasi dari pemulihan ekonomi pada tahun 2021. Hal ini, sejalan dengan menurunya jumlah kasus terpapar dan juga ketatnya penanganan pandemi oleh pemerintah.
“Kami menilai, capaian ini menjadi bekal yang sangat baik untuk menatap tahun 2022 mendatang. Pemulihan ekonomi tentu diharapkan dapat berjalan dengan lebih cepat,” jelasnya dalam riset harian, Rabu (10/11).
Pilarmas menambahkan, percepatan akan didukung oleh bauran kebijakan dari Bank Indonesia dan pemerintah. Kekuatan fundamental juga sangat penting dalam menghadapi dampak dari Taper Tantrum, inflasi, yang berpotensi mendorong tingkat kenaikkan suku bunga The Fed
“Meski demikian, risiko shortfall masih dapat terjadi dimana penerimaan pajak pada kuartal IV berpotensi berada di bawah target,” ujar Pilarmas.
Apabila target pemerintah tidak tercapai. Hal ini, dikhawatirkan berpengaruh pada belanja negara untuk tahun 2022. Ancaman lainya, yakni kembali meningkatnya jumlah kasus terinfeksi dan progress vaksinasi yang belum mencapai target bisa menjadi hambatan terhadap pemulihan yang sedang berjalan.
Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)