Peserta ‘Tax Amnesty Jilid II’ Melonjak Jelang Tenggat Waktu, Gimana Repatriasi Hartanya?

16 June 2022

Di sisa 15 hari terakhir dari PPS, Ditjen Pajak melihat adanya tren realisasi yang melonjak tinggi. Jumlah peserta misalnya, dari rata-rata pada bulan Januari sampai dengan Mei yang hanya sekitar 11.000 wajib pajak, pada 15 hari awal bulan Juni saja sudah ada 32.000 wajib pajak.

Wibi Pangestu Pratama – Bisnis.com 16 Juni 2022  |

Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal atau Ditjen Pajak Kementerian Keuangan mengklaim adanya peningkatan tajam jumlah peserta program pengungkapan sukarela atau PPS menjelang batas waktu pendaftaran. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Neilmaldrin Noor menyebut bahwa pada Juni 2022 terjadi peningkatan pesat peserta PPS dari bulan-bulan sebelumnya. Pasalnya, bulan Juni ini merupakan bulan terakhir peserta PPS dapat mengikuti program tersebut.

“Di sisa 15 hari terakhir dari PPS, kami melihat adanya tren realisasi yang melonjak tinggi. Jumlah peserta misalnya, dari rata-rata pada bulan Januari sampai dengan Mei yang hanya sekitar 11.000 wajib pajak, pada 15 hari awal bulan Juni saja sudah ada 32.000 wajib pajak yang ikut,” kata Neil pada Kamis (16/6/2022). Baca Juga : Deadline 30 Juni 2022, Peserta Tax Amnesty Jilid 2 Kumpulkan PPh Rp10,01 Triliun per 25 Mei 2022 Terdapat 8.389 wajib pajak yang mendaftar pada Januari, 7.881 pada Februari, 14.294 pada Maret, 9.424 pada April, dan 16.185 pada Mei.

Ditambah 32.157 wajib pajak pada 15 hari pertama Juni 2022, total peserta PPS hingga Rabu (15/6/2022) pukul 16.00 WIB mencapai 88.330 orang. “Apabila dicermati, tren kenaikan signifikan data PPS pertama terjadi pada Maret, bertepatan dengan setelah kami kirimkan imbauan via e-mail ke wajib pajak dan sosialisasi yang semakin sering. Kemudian, tren sempat turun pada April hingga sekarang naik lagi menjelang berakhirnya program ini,” ujar Neil.

Sementara itu, total nilai harta bersih dan perolehan pajak penghasilan (PPh) mencatatkan tren penambahan setiap bulannya. Pengumpulan per bulan menjadi lebih tinggi menjelang berakhirnya PPS. Baca Juga : Jelang 16 Hari Penutupan Program Pengungkapan Sukarela, Perolehan PPh Baru Rp17,7 triliun Neil menyebut bahwa total nilai harta bersih pada 15 hari pertama Juni 2022 bahkan tumbuh 304 persen dari nilai rata-rata Januari sampai dengan Mei. Nilai rata-rata dalam lima bulan terakhir adalah Rp20,7 triliun, sedangkan nilai harta bersih di 15 hari pertama Juni telah mencapai Rp83,6 triliun.