Ekonomi RI Cuma Tumbuh 5,1%, Purbaya Janji Tak Naikkan Tarif Pajak
05 February 2026
Andi Hidayat – detikFinance
Kamis, 05 Feb 2026
Detik –
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berjanji tidak akan mengerek naik tarif pajak. Hal ini ia ungkap menyusul rilis pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun dan triwulan IV 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), diketahui pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1% sepanjang tahun 2025. Sementara pertumbuhan ekonomi di triwulan IV 2025, mencapai 5,39%.
Purbaya mengatakan, pemerintah tengah berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi di kuartal I 2026. Selain itu, ia juga berupaya memperbaiki daya beli dengan tidak mengerek tarif pajak.
“Pajak belum akan saya naikkan juga. Karena kita kan memperbaiki daya beli juga, artinya tidak memperburuk daya beli. Karena saya lihat, walaupun 5,4 di tiga sembilan (5,39%), belum cukup kuat untuk mengalami kenaikan pajak yang terlalu signifikan,” jelas Purbaya saat ditemui wartawan di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (5/2/2026).
Purbaya juga memastikan belanja kementerian/lembaga tepat waktu di awal tahun. Selain itu, perbaikan daya beli juga dilakukan melalui insentif di bulan Ramadan yang masuk di kuartal I tahun ini.
“Nanti untuk triwulan pertama, nanti kan ada bulan puasa, lebaran, dan segala macam, insentif di bulan itu akan kita berikan juga sesuai dengan perintah presiden. Jadi di triwulan pertama ini akan kita dorong pertumbuhan lebih cepat dari konsumsi juga utamanya,” jelasnya.
Purbaya menambahkan, pertumbuhan ekonomi triwulan IV masih lebih tinggi sejak lima tahun terakhir. Pada rentang tahun tersebut, pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 4% hingga 5,1%.
Menurutnya, capaian ini menjadi awal yang baik untuk perbaikan ekonomi ke depan. Ia mengaku akan mengunjungi sejumlah kementerian/lembaga untuk mendorong belanja yang lebih tepat sasaran.
“Tadinya kan, berapa sih? 4%, ini 5,0%, ini 5,1%. Sekarang sudah 5,39%. Itu tertinggi dalam berapa tahun terakhir, lho? Di triwulan keempat, mungkin 4 tahun, 5 tahun terakhir. Jadi lumayan. Jadi ada sinyal pembalikan ekonomi,” pungkasnya.
(acd/acd)