Pendapatan pajak dari sektor keuangan tumbuh positif, ini kata pengamat pajak

29 October 2019

Kontan, Selasa, 29 Oktober 2019 / 17:47 WIB

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Sektor keuangan nampaknya masih akan mencatatkan pertumbuhan yang positif terhadap penerimaan pajak. Hal tersebut selaras dengan tren kontribusi keuangan sepanjang tahun ini yang moncer, bahkan laba bersih sederet bank buku IV sepanjang kuartal III-2019 makin bergairah.

Jika melihat secara historis, sebenarnya dapat dilihat bahwa penerimaan dari sektor keuangan merupakan salah satu dari empat kontributor utama penerimaan pajak Indonesia selain industri pengolahan, perdagangan, serta pertambangan.

Sepanjang Juli-September 2019 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat pertumbuhan laba bersih 5,4% secara tahunan. Kemudian, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tumbuh 4,7% yoy.

Bahkan hingga, beberapa bank buku IV mencatat pertumbuhan laba bersih double digit secara tahunan. Pertama, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)  yakni 11,93 yoy. Kedua, PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) naik 16,74% yoy. Ketiga, PT Bank Centra Asia Tbk (BBCA) tumbuh 13%.

Sehingga, kontribusi positif sektor perbankan terhadap penerimaan pajak sampai akhir September terindikasi masih akan berlanjut. Adapun sampai akhir Agustus 2019 realisasi penerimaan pajak sektor keuangan tumbuh 7,7% yoy dibanding periode sama tahun 2018 yang tumbuh 5,7% secara tahunan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati belum bisa memastikan penerimaan pajak dari sektor keuangan dapat tumbuh positif sebab masih menunggu realisasi laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) periode September 2019.

Yang jelas Menkeu berharap, kontribusi perbankan dapat di atas pertumbuhan periode September tahun 2018 sebesar 9,67% atau setara dengan Rp 113,36 triliun. “Saya berharap demikian,” ujar Sri Mulyani di Audirium Dhanaphala Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (29/10).